GOA
PAMIJAHAN
(Oleh
: Wahliya Ismi Faraddina – Sastra Inggris 1A)
Saya
pernah mendengar sekilas dari mbak saya tentang asal usul Goa Pamijahan yang terletak
di Tasikmalaya. Sebenarnya nama asli goa tersebut adalah Goa Safarwadi dan pamijahan adalah nama sebuah desa di
Tasikmalaya, Kecamatan Bantarkalong, Jawa Barat. Maka dari itu nama goa
tersebut dikenal dengan nama Goa Pamijahan yang berada di kaki Gunung Mujarod.
Goa Pamijahan adalah tempat dimana seluruh pariwisatawan dan peziarah wajib
berziarah di tempat tersebut khususnya untuk peziarah wali sembilan atau wali
songo. Goa Pamijahan adalah tempat dimana para wali songo bersinggah atau
bandara para wali yang ingin pergi ke kota mekah dan madinah untuk melaksanakan
haji. Para wali songo hanya berjalan kaki dari goa tersebut hingga ke mekah.
Dengan kesaktian dan izin Allah para wali songo selalu dengan mudah pulang
pergi dan melaksanak haji ke mekah dan madinah. Di dalam goa terdapat sebuah
pintu atau lubang yang langsung menuju ke mekah. Dan di dalam goa tersebut
terdapat 9 lubang yang konon katanya lubang itu sebuah bekas kopyah atau peci
para wali songo yang digunakan disaat para wali bertapa di dalam goa tersebut.
Isu tentang 9 kopyah wali tersebut telah tersebar dari peziarah yang katanya
jika diantara peziarah yang berziarah atau pengunjung Goa Pamijahan mencoba
lubang kopyah tersebut diatas kepala kita atau kepala kita pas dengan salah
satu lubang tersebut, segala doa permintaan kita akan terkabul.
Di
dekat Goa Pamijahan terdapat makam Syech Abdul Muhyi yang merupakan Ulama tarekat Syattariah, penyebar agama Islam di Jawa
Barat bagian selatan yaitu Kuningan, Pamengpeuk, Batuwangi, dan Pamijahan Tasikmalaya.
Secara administratif terletak di Kampung Pamijahan, Desa Pamijahan, Kecamatan
Bantarkalong. Secara astronomis terletak pada koordinat 49 M 0177650 dan UTM
9162411. Kenapa beliau disebut Ulama Tarekat Syattariyah? Karena guru beliau
adalah syeikh Abdur Rauf Singkel seorang sufi dan guru Tarekat Syattaiyah yang
berasal dari Singkel-Aceh. Syeikh Haji Abdul Muhyi adalah salah seorang
keturunan bangsawan. Ayahnya bernama Sembah Lebe Warta Kusumah, adalah
keturunan raja Galuh (Pajajaran). Abdul Muhyi lahir di Mataram, Lombok, Nusa
Tenggara Barat, pada 1071 H/1660 M dan wafat di Pamijahan, Bantarkalong,
Tasikmalaya, Jawa Barat, 1151 H/1738 M. Abdul Muhyi dibesarkan di Ampel,
Surabaya, Jawa Timur.
Dan konon lain Goa Pamijahan atau Goa Saparwadi nama lain
yang berasal dari Bahasa Arab yang berarti sapar artinya jalan dan wadi artinya
lembah atau jurang atau jalan yang berada diatas jurang. Dan konon lain Goa
Pamijahan adalah tempat hunian Syeikh Abdul
Qodir Jaelani ± 200 sebelum Syeikh H. Abdul Muhyi menerima ilmu agama dari
gurunya, Syeikh Imam Sanusi. Letak goa di kaki bukit Gunung Mujarod. Kata mujarod berarti penenangan karena di
dalam goa itulah Syeikh Abdul Muhyi sering mendekatkan diri kepada Allah atau
bersemedi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar